Senin, 15 November 2010

Sejarah Kesusasteraan Inggris

A. Periode Inggris Kuno.

Pada periode ini khususnya pada tahun 50 sesudah masehi yang waktu itu inggris masih diduduki oleh tentara romawi, para nenek moyang inggris yaitu Angles, jutes, saxon menyerbu bangsa inggris asli dan pada waktu itu orang asli inggris tak mampu melawan mereka, itu karena tentara romawi telah ditarik selama-lamanya.

Bahasa inggris asli itu mulanya dari mereka yang ke semuanya itu adalah orang-orang german dari saxon sampai bahasa inggris modern. Dan –pada zaman ini pula inggris mulai mengenal puisi atau sastra-sastra mesipun sebelumnya orang inggris juga mempunyai karya-karya sastra.

Jadi ada 2 karya sastra yang lahir pada zaman ini yang kesemuanya itu adalah camouran dari kedua suku itu.
• Karya sastra yang dibawa oleh orang germanik.
• Karya sastra milik orang inggris asli semisal “Beowulf”

Sebetulnya pada zaman inilah anglo saxon sangat berpengaruh juga selain bangsa romawi yang membawa peradaban yang baik sekali, dimana sajak-sajak anglo saxon yang berebau religi, sebut saja cadmon , mulai dikenalkhan kepada orang inggris, yang paling sukses dalam kemajuan sastra inggris ialah mulai adanya prosa yang baru inggris aja yang ada, Tetapi pada waktu itu karya-karya mereka banyak yang dihancurin aibat dari serangan-serangan yang dilakukan oleh skandinavia.
Dari sanalah mungkin inggris menyadari bahwa inilah saatnya untuk mengembalian kembali sastra inggris dan tokoh waktu itu ialah Raja Alfred, ia menyuruh para rokhaniawan untuk mempelajari ilmu-ilmu emudian hal ini terus berlanjut pada dua abd kemudian.
Karya satranya antara lain:
• Anglo saxon chronicle
• Ecclesiactical history of the English people.
• Universal history and geoghrapy.

Puisi Inggris Kuno

Puisi Inggris Kuno dibagi menjadi dua jenis, puisi heroik pra-Kristen Jermanik dan puisi Kristen. Secara sebagian besar puisi-puisi ini terlestarikan dalam empat manuskrip. Manuskrip pertama disebut sebagai Naskah Junius (juga dikenal sebagai Naskah Caedmon), yang merupakan sebuah antologi puisi bersungging. Manuskrip kedua disebut Buku Exeter, juga merupakan sebuah antologi, dan terletak di Katedral Exeter karena telah dihibahkan ke sana semenjak abad ke-11. Manuskrip ketiga disebut Buku Vercelli, sebuah campuran antara puisi dan prosa. Buku ini sekarang terletak di Vercelli, Italia. Sampai sekarang belum ada yang bisa memastikan mengapa buku ini bisa sampai di Italia dan masih merupakan bahan perdebatan. Manuskrip keempat adalah Codex Nowell, yang juga merupakan campuran antara prosa dan puisi.
Berhubungan dengan cerita-cerita heroik adalah sejumlah puisi pendek dari Buku Exeter yang diperikan sebagai "elegi" atau "puisi kebijaksanaan" . Puisi-puisi ini bersifat liris dan Boethian dalam deskripsi mereka tentang keberuntungan dan kemalangan dalam kehidupan. Yang bersuasana gelap adalah The Ruin ("Reruntuhan"), yang menceritakan kebobrokan sebuah kota Romawi di Britania yang pernah jaya (kota-kota di Britania jatuh rusak setelah ditinggalkan oleh orang-orang Romawi pada awal abad ke-5, sementara orang-orang Inggris awal melanjutkan kehidupan pertanian mereka), dan The Wanderer ("Sang Pengembara"). Dalam puisi terakhir ini seorang tua menceritakan sebuah serangan yang dialaminya ketika masih muda, di mana teman-teman dekat dan kerabatnya dibunuh semua. Kenangan akan pembunuhan dan pembantaian ini tetap berada padanya seumur hidupnya. Ia mempertanyakan kebijaksanaan dari sebuah keputusan impulsif untuk melawan sebuah pasukan yang lebih kuat: orang yang bijak ikut berperang untuk "melestarikan" masyarakat sipil, dan tidak boleh tergesa-gesa untuk maju berperang tetapi harus mencari sekutu jika dalam keadaan buruk. Sang penyair tidak dapat mengagungkan keberanian hanya untuk keberanian saja. The Seafarer ("Sang Pelaut") adalah cerita seseorang yang terbuang secara menyedihkan dari rumahnya dan harus tinggal di laut. Satu-satunya harapan untuk bebas adalah kebahagiaan sorgawi. Beberapa elegi lainnya termasuk Wulf and Eadwacer ("Wulf dan Eadwacer"), The Wife's Lament ("Ratapan Sang Istri"), dan The Husband's Message ("Pesan Sang Suami"). Raja Alfred yang Agung juga menulis puisi tentang keadaan pemerintahannya yang didasarkan secara bebas pada filsafat neoplatonik Boethius dan disebut sebagai Lays of Boethius ("Puisi Lagu Boethius").

Caedmon adalah yang paling dikenal dan dianggap Bapak puisi Inggris Kuno. Ia hidup di biara Whitby di Northumbria pada abad ke-7. Hanya ada satu puisi sembilan baris yang masih terlestarikan, dan disebut Himne Caedmon. Teks ini juga merupakan tulisan tertua dalam bahasa Inggris:Nu scylun hergan hefaenricaes uard
metudæs maecti end his modgidanc
uerc uuldurfadur sue he uundra gihuaes
eci dryctin or astelidæ
he aerist scop aelda barnum
heben til hrofe haleg scepen.
tha middungeard moncynnæs uard
eci dryctin æfter tiadæ
firum foldu frea allmectig
Terjemahan
Maka marilah kita sekarang memuja Penjaga Kerajaan Sorgawi
kekuasaan Sang Pencipta dan daya pikirNya,
karya Bapa yang Jaya, bagaimana Beliau, Tuhan abadi
mendirikan permulaan setiap mukjizat.
Bagi anak manusia, Beliau, Sang Pencipta Suci
pertama membuat sorga sebagai atap, lalu
Penjaga umat manusia, Tuhan abadi
Tuhan Yang Mahakuasa kemudian membuat madyapada
bumi, bagi manusia.
(Caedmon, Himne, St Petersburg Bede)


Aldhelm, uskup Sherborne (meninggal 709), diketahui dari William dari Malmesbury yang mengatakan ia mementaskan langu-lagu duniawi sementara diiringi dengan sebuah harpa. Banyak karya prosanya dalam bahasa Latin yang terlestarikan, tetapi tidak ada satu-satupun karyanya dalam bahasa Inggris Kuno yang masih ada.

Cynewulf telah terbukti merupakan seseorang yang sangat sulit diidentifikasikan, tetapi penelitian terkini memberi kesan bahwa ia berasal dari awal abad ke-9 di mana beberapa puisi bisa diatribusikan kepadanya termasuk Nasib Para Rasul dan Elene (dua-duanya ada di Buku Vercelli), dan Christ II dan Juliana (dua-duanya ada di Buku Exeter) Puisi kepahlawanan. Dan Raja Alfred ialah orang perama yang membuat prosa menjadi diakui. Arena dia adalah orang yang mampu mengangkat citra inggris kembali layaknya inggris sekarang.


B. Periode Inggris Pertengahan 1150-1400

Dimulai dari meninggalnya Edward the confessor krena ia tak mempunyai anak yang mampu menggantikhan ia sebagai raja, jadi yang menjadi raja waktu itu ialah William dari normandia keturunan perancis itu sekitar tahun 1066, dengan demikian kerajaan inggris dikuasai oleh seorang perancis, akibat dari itu ialah bahasa yang dipakai kaum atas inggris memakai bahasa perancis sebagai bahasanya di inggris, sementara itu kaum bawah inggris memakai bahasa inggris, sungguh sangat disayangkhan, tapi harus bagaimana lagi?.

Pada zaman ini bahasa yang menjadi sorotan setelah ada sengketa dari kaum ningrat perancis dengan inggris yang berujung dengan perang, dengan demikian kaum perancis harus mengakui inggris menang dan pad akhirnya bahas perancis llenyap dengan sendirinya akan tetapi dampaknya sangat berpengaruh sekali terhadap grammar inggris dan ini yang membedakan bahasa inggris kuno dengan middle, karena bahasa midlle inggris banyak yang dipengaruhi oleh perancis.

Karya-karya sastra pada zaman ini masih sama bertemakhan keagamaan yang diusung oleh para rokhaniawan tapi ada satu orang yang mengusung tema berbeda yaitu karya layamon yang mengusung sejarah-sejarah akan legenda inggris sepert Raja Arthur berserta para satrianya, lahir juga “ballad” yaitu yang merupakan sajak-sajak yang tersebar melalui mulut ke mulut, biasanya sajak-sajak ini tak bertuan contohnya cerita Robin hood. Ada juga romance yang hadir mengisi zaman ini, lagi-lagi Raja Arthur menjadi romance paling terkenal sepanjang sejarah karena memakai bahasa yang indah dan digemari oleh anak-anak kecil dan masih banya lagi tentang prosa-prosa yang laahir pada zaman ini.

Kesemuanya ini tersambung oleh kuatnya pengaruh perancis baik itu dari bahasanya yang sudah banyak memakai kosa kata perancis tapi juga jenis sastranya yang sedikit cerah dan indah.

Drama menjadi yang terbaru dari zaman ini, yang dikenalkan oleh para rokhaniawan yang ada di gereja, awalny mereka memainkanya didalam gereja aja tapi lama kelamaan drama mulai menyebar dan meluas itulah yang menyebabkan drama yang awalnya cerita tentang kristus atau banyak diambil dari kitab injil.
• King Arthur dan para kesatrianya.
• Robbin hood.
Ada 2 macam drama pad waktu itu yakni “Miracles” yang ceritanya melakonkan kehidupan orang-orang suci terus ada juga “mysteries” yang mengambil tema dari kitab injil.

C. Periode Transisi 1400-1150

Zaman ini lahir sastrawan besar yaitu Shakespeare dan chaucher oleh karena itu pada zaman ini disebut transisi karena banyak pemindahan antar inggris pertengahan ke inggris modern dan mengalami panca roba.

Inti pada zaman ini adalah banyaknya hasil karya-karya sastra yang begitu indah tapi kebanyakan inspirasi datang dari penulis-penulis perancis karena karya-karya mereka banyak diterima oleh sastrawan inggris tetapi pengaruh terbesar jatuh pada Chaucer yang banyak diakui sebagai sastrawan sepanjang masa di skotlandia.

Adapun prosa pada zaman itu mengalami kemajuan yang pesat sekali yang banyak melahirkan penyair-penyair handal berserta karya-karyanya, prosa yang paling berpengaruh pada zaman ini adalah,”morthe d’arthur” yang ditulis oleh Sir Thomas malory yang masih bercerita tentang King Arthur dan kesatrianya.

Drama pada zaman ini mengalami perkembangan yang sangat baik sekali sekitar abad ke 15 lahir aliran drama baru yang mengusung cerita tentang baik-buruknya sifat manusia atau bias disebut juga “Moralities”, sangat bertolak belakang sekali dengan drama pada zaman pertengahan, tetapi tujuanya masih mengajarkhan moral pada umat manusia seperti contoh kamu. Ada juga drama baru yang dibuat untuk menghibur yaitu “interludes” yang paling terkenal ialah “Fulgens and Lurcens”, selanjutnya pengaruh renaissance baal nampak pada zaman berikutnya.


D. Periode Elizabeth

Pada periode ini mungkin kita mengenal “Renaissance” dalam sejarah inggris, zaman ini disebut begitu karena orang-orang inggris mulai membuka pemikiran-pemikiran mereka terhadap karya-karya dari orang eropa semisal dari Italia dan juga dari pemikran filosop yunani klasik, yang terkenal diantaranya ialah ajaran humanisme yang lahir dari ajaran klasik yunani, otomatis sifat-sifat orang eropa mulai terkikis dan terganti dengan ajaran-ajaran yang diajarkan oleh filosof yunani yang lebih otoritas kepada ilmu pengetahuan, yang membedakhanya renaissance ialah individual, realistis, berani berusaha dll.

Ratu Elizabeth berperan penting dalam renaissance ini karena membantu dan mendukung segala perhatian masyarakat meskipun pada Elizabeth masih permulaan aja tapi pengaruhnya besar apalgi puncaknya menuju pada karya Shakespeare,.

Puisi pada zaman ini menghadirkhan seorang Edmund spenser yang masih mengandalkan tulisan-tulisan Chaucer sebagi pedomanya, yang terkenal ialah karyanya yang berjudul “the faery queen”, mungkin sama dalam satra tapi pemikiranya sangat berbeda sekali karena spenser menggunakan imajinasi, certa lama sebagai panduanya akan tetapi Chaucer lebih mengamati sekelilingnya. Sungguh berbeda banget.

Prosa pada zaman ini sedikit berubah, arena karya-karya yang dibuat banyak memakai bahasa perumpamaan atau ibarat-ibarat yang mengada-ada, karyanya “eupheus, the anatomy of wit” oleh jhon lyli, ada juga yang baru ialah “pastoral romance”

Lahirnya kritik sastra karena pada zaman ini banyak orang menelaah karya-karya klasik sehingga banyak menimbulkan polemic-polemik tersendiri tentan karya-karya klasik.

Drama pada zaman ini adalah yang paling pesat mengalami kemajuan yang sangat, yang membedakan adalah tidak adanya lagi sifat=sifat agama yang diajarkhan dalam drama melainkhan maslah hidup manusia ada yang serius, ada yang ceria dan itu yang paling membuat itu beda.


Termasuk juga drama klasik dan drama yunani eduanya memiliki cirri-ciri yang berbeda yang satu mempunyai cirri “tiga kesatuan” untuk drama klasik, dan drama keduanya sudah mempunyai plot yang berbeda-beda dan sudah mempunyai jalur yang berbeda juga.

Adapun komedi juga mengalami kemajuan yang sangat, karena para comedian ini sudah terpengaruh oleh klasik jugasemisal Ralph roister ialah comedian pertama inggris, mungkin tak banyak yang bias disebutkan mengenai karya-karya inggris karena kebanyakan dan pusing untuk di sebutkan satu-satu.

Yang paling terpenting pada zaman ini ialah “William Shakespeare” pujangga terbesar sepanjang masa yang arya-karyanya dihargai sangat sampai sekarang, jika kita membaca karya-karya Shakespeare kita dapat kesan bahwa ada 4 periode yang sama hati dengan jiwanya.

1. Periode permulaan (1588-1596)
2. Periode pertumbuhan cepat (1596-1602)
3. Periode kemuraman dan depresi (1602-1608)
4. Periode ketenangan )1608-1613)

Drama tragis, tragedy, komedi, sejarah adalah karya-karya Shakespeare sepanjang masa.

William Shakespeare dianggap orang terpandang dalam renaissance, selain ia adadlah penyair istana karena juga ia adalah seorang ilmuan yang mengetahui persis sejarah klasik dan bila dicari lagi seorang kaya dia kayanya tidak ada.


E. Periode Puritan
Puritanisme adalah gejala keagaamaan yang mengedepankan keinginan untuk menjaga kemurnian dalam beragama dan hidup sesuai dengan nilai-nilai keagamaan yang ketat. Sejarah dunia dengan gamblang menggambarkan proses lahirnya puritanisme sebagai iringan terhadap reformasi Protestan dan berdirinya gereja Anglikan pada abad 16. Dalam referensi kesusasteraan inggris klasik, periode puritan (1620-1660) adalah tonggak pemicu lahirnya sastra yang berelevansi dengan agama. Ragam sastra yang muncul adalah puisi metafisis. Pelopornya adalah John Donne (1573-1631). Sumber inspirasi gaya metafisik ini adalah cinta dan agama.
Menyoal hubungan agama dan sastra adalah diskursus yang sudah langgam dibahas, baik di dalam sastra inggris maupun sastra Indonesia. Dikotomi antara sakral dan profan adalah salah satu ulasan yang kerap dilakukan kendati upaya menggabungkan keduanya dalam satu bentuk karya sastra juga pernah terjadi. Dalam artian labelisasi sastra telah melahirkan beberapa bentuk dan corak karya sastra yang berhubungan dengan agama dan nilai-nilai keagamaan, sebut saja dalam perkembangan kesusasteran Indonesia, sastra religius dan sastra sufi.2 Keduanya merupakan model karya kesusasteraan yang telah eksis. Sejak zaman Hamzah Fansuri, Balai Pustaka, tahun 1970-an, hingga sekarang; telah sering diselenggarakan diskusi atau tulisan lepas yang menekankan adanya religiusitas dalam karya sastra.


F. Restorasi Inggris

Raja Charles I

Raja Charles I dihukum mati di Januari 1649. Dia adalah Raja tertinggi Britania, dengan kedaulatan di Inggris, Skotlandia dan Irlandia. Namun, ia mendapatkan banyak hormat dari Parlemen untuk teori masuk akal atau lazim dikenal sebagai Hak Asasi Ilahi Kings. Parlemen takut ia berubah menjadi sebuah monarki absolut dan pada akhirnya akan sideline demokrasi yang begitu hati-hati didirikan di Britania. Pada tahun-tahun terakhirnya, dia terlibat dalam Perang Sipil. Pertama Perang Saudara Inggris (1642) itu bertentangan dengan Parlemen dan kaum Puritan di Inggris. Ia kalah dalam Perang tahun 1645 ini, tapi ia terus ideologi nya. Pada tahun 1948, ada Perang Saudara Kedua, dan ia dikalahkan lagi pada tahun 1649. Kali ini, ia ditangkap, diadili, dinyatakan bersalah dan akhirnya dihukum mati karena pengkhianatan. Parlemen mengambil alih, membentuk sebuah republik yang kemudian dikenal sebagai Persemakmuran Inggris. Monarki, tampaknya, berakhir.

Restorasi Monarki oleh Charles II

Pada tahun 1660, putra Charles I, Charles II mengira monarki sekali lagi. Kebangkitan monarki disebabkan oleh serangkaian insiden historis yang signifikan. Salah satu pemimpin utama pemerintah republik terbentuk setelah Charles I Oliver Cromwell, yang dengan judul Tuhan Protector Inggris, Skotlandia dan Irlandia. Dia juga adalah komandan tentara yang berperang melawan Charles I pada Perang Sipil Inggris. Old Baja, karena ia disebut, gagah berani membawa Inggris, Skotlandia dan Irlandia di bawah aturan republik bulat setelah eksekusi Charles I, dan dia sebenarnya salah satu orang utama yang bertanggung jawab atas eksekusinya.

Oliver Cromwell meninggal pada 1658 dari sejumlah penyakit. Sejarawan atribut kematiannya malaria dan infeksi saluran kencing, tapi mungkin ada beberapa alasan lain. Cromwell digantikan oleh putranya Richard sebagai Protektorat Tuhan. Namun, Richard tidak populer dengan Angkatan Darat. Angkatan Darat prompt dalam mengeluarkan dia. Beberapa transfer lain kekuasaan kemudian, Charles II mengeluarkan apa yang dikenal sebagai Deklarasi Breda pada tanggal 4 April 1660. Deklarasi ini untuk meletakkan fakta bahwa ia tertarik dalam menerima Mahkota Inggris. Mempertimbangkan berbagai gagal merebut kekuasaan di Inggris, Parlemen menerima persyaratan.

Pada tanggal 8 Mei 1649, DPR menerima bahwa Charles II sudah sah raja Inggris setelah kematian Charles I. Charles II kembali dari Den Haag, di mana ia mengasingkan, dan diasumsikan monarki Inggris. Ini adalah apa yang dikenal sebagai Restorasi Inggris.

Restorasi Inggris - Aftermath Bersejarah

Kedatangan Charles II ke Inggris sebagai Ratu itu diperingati sebagai Hari Oak Apple, dan dinyatakan sebagai hari libur umum. Tapi monarki dipulihkan di bawah Charles II ingin menghilangkan ancaman di masa depan. Untuk alasan ini, beberapa insiden berdarah mengikuti Restorasi.

Paling penting adalah eksekusi dari semua hakim yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Charles I. 59 hakim berlalu perintah itu, namun 28 dari mereka sudah meninggal untuk sementara. Sebagian besar hakim sisanya mencoba untuk pengkhianatan terhadap Crown dan diperintahkan untuk digantung, ditarik dan empat, yang merupakan salah satu yang paling brutal hukuman yang pernah diberikan. Orang-orang yang dihukum digantung sehingga untuk waktu yang singkat pada bingkai kayu dengan tali, dibawa ke bawah ketika mereka masih hidup, kemudian dipotong terbuka dan isi perutnya dan isi perut mereka dibakar di depan mereka dan akhirnya dipenggal dan dipotong menjadi empat potong. Orang-orang yang dihukum dengan cara ini adalah John Cooke, pemimpin penuntutan, dihadapi dengan cara ini. Tubuh Cromwell yang meninggal sebelumnya adalah digali dan dieksekusi. Kepalanya dipamerkan setelah eksekusi tersebut dan akhirnya terkubur hanya pada tahun 1960.

Beberapa nobilities dan knighthoods bahwa Cromwell telah menyediakan dibubarkan. 30 knighthoods baru yang Cromwell menciptakan semua dinyatakan tidak berlaku oleh Charles II. Tapi ia menerima 6 dari 12 baronetcies dan satu viscountcy bahwa Cromwell telah diberikan.


Restorasi Inggris - Dampak Budaya

Sebuah acara seperti drastis sebagai Pemulihan bahasa Inggris tidak dapat tanpa efek pada masyarakat. Acara yang paling signifikan adalah munculnya bentuk teater yang dikenal sebagai satir Komedi Restorasi. Ini komedi seksual eksplisit menyodok menyenangkan di berbagai isu sosial zaman. Wanita diperbolehkan bertindak untuk pertama kalinya dalam Restorasi Komedi teater.

Ada juga efek yang luas pada sastra, dan aliran baru penulisan dikenal sebagai Restorasi Sastra lahir. Bahkan klasik seperti John Milton Paradise Lost dan Earl of Rochester Sodom ditulis selama era ini.

Setiap periode monarchial di Inggris dipengaruhi gaya arsitekturalnya sendiri. Masa Restorasi juga mencapai prestasi itu. Banyak perubahan arsitektur yang terjadi di seluruh Inggris selama periode ini dan yang menuju Restorasi Gaya arsitektur. Beberapa orang menyebutnya sebagai Gaya Carolean, sebagai Charles disebut Carolus dalam bahasa Latin.

Restorasi Inggris - Akhir Restorasi

Ada beberapa pendapat ketika Restorasi Inggris benar-benar berakhir. Beberapa orang hanya jangka peristiwa kembali Charles II sebagai Restorasi, sementara yang lain berpendapat bahwa seluruh rezim adalah Restorasi. Lain percaya bahwa Restorasi berlaku untuk periode dari kenaikan Charles II pada tahun 1660 dengan jatuhnya James II pada tahun 1688. Dalam dunia sastra, ada sudut pandang yang berbeda tentang Restorasi Inggris. Mereka terus analog Restorasi dengan usia John Dryden, penyair Inggris yang terkenal, kritik dan dramawan, dan klaim bahwa Restorasi berangkat dari 1660 sampai kematian Dryden di 1700r.

2 komentar:

  1. bingung bacanya mas...
    bahasanya aneh
    atau ini terjemahan ya
    tapi... kurang tepat artinya
    but anyway thanks

    BalasHapus
  2. Fuck! Stop using google translat

    BalasHapus